>

Kumpulan Istilah dalam android yang mungkin belum kamu ketahui



istilah – istilah pada android


terkadang membingungkan, tak jarang pengguna baru di buat bingung dengan istilah – istilah ini. Berikut ini merupakan isilah-istilah yang sering kita dengar pada sistem operasi berbasis Android, bagi sobat yang ingin mendapatkan informasi lebih dalam tentang android

- Android ROM (Android Read Only Memory): 

ROM / Firmware merupakan basis Operating System untuk Android (Seperti Windows untuk komputer).

- Versi Android :

  •     Marshmallow (6.0)
  •     Lollipop (5.0–5.1.1)
  •     Kitkat (4.4–4.4.4, 4.4W–4.4W.2)
  •     Jellybean (4.1–4.3.1)
  •     Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4)
  •     Honeycomb (3.0–3.2.6)
  •     Gingerbread (2.3–2.3.7)
  •     Froyo (2.2–2.2.3)
  •     Eclair (2.0–2.1)
  •     Donut (1.6)
  •     Cupcake (1.5)


- Versi MIUI : 

Versi MIUI pertama bernama MIUI V1 dan yang terbaru adalah MIUI V7. Mi4i menggunakan versi terbaru MIUI V7 untuk Developer ROM (Global dan China) dan untuk Stable ROM sudah ada China Stable, lalu Global Stable rilis akhir 2015. HP dengan basis MIUI sebelumnya ada yang bisa diupgrade ke MIUI V7.

- ROM / Firmware : 

Istilah Android ini mengacu pada tempat di mana OS ditampung. ROM atau Read Only Memory adalah internal memori itu sendiri di mana tersedia firmware dan aplikasi-aplikasi Android sobat. ROM yang sudah dimodifikasi disebut Custom ROM. Custom ROM ini tentunya bukan ROM resmi yang berasal dari Xiaomi / MIUI.

- Custom ROM MIUI : 

Adalah ROM hasil modifikasi yang bahannya biasanya dari ROM Dev China, dan memiliki elemen MIUI sebagai OS nya. Contoh : Polska, MIUIPro, Xiaomi.eu, MultiRom.me, SMIUI. Karena bahannya dari ROM Dev China, releasenya juga biasanya seminggu sekali setiap hari Jumat.

- Custom ROM Non MIUI : 

Adalah ROM hasil modifikasi yang OS nya bukan MIUI, contoh : CyanogenMod, Mokee, CM13, dll. Daftarnya bisa dilihat disini : https://en.wikipedia.org/wiki/List_o...roid_firmwares

- ROM Global : 

Adalah ROM yang dibuat ditujukan kepada pengguna Internasional dan memiliki berbagai bahasa termasuk Bahasa Indonesia. Perbedaan lain dibanding ROM China adalah adanya Google Apps termasuk Playstore didalamnya.

- ROM China : 

Adalah ROM yang dibuat ditujukan kepada pengguna dari negara China, hanya memiliki bahasa China dan Inggris saja. Tidak ada Google Apps (walaupun bisa diinstall secara manual) tapi memiliki Mi Market (semacam Playstore versi China) yang berisi berbagai apps. Banyak apps di dalamnya yang bertuliskan nama China dan ada juga yang hanya bisa dipakai di negara tersebut.

- MIUI Stable ROM / Firmware : 

Versi ROM resmi dari MIUI yang dirilis biasanya sebulan sekali. Bugs masih ada sedikit. Ada versi Global dan China di Mi4i. Bedanya Global Stable sudah diisi Google Applications termasuk Playstore, sedangkan China Stable diisi Mi Applications berbahasa Mandarin termasuk Mi Store. ROM ini berisi beberapa kumpulan ROM BETA/Developer yang dinilai telah berhasil lolos dari masa percobaan.

- MIUI Developer (BETA) ROM / Firmware : 

Versi ROM resmi dari MIUI tapi masih bersifat BETA dan biasanya dirilis 1-2 minggu sekali, masih mengandung banyak bugs. (Dev China biasanya dirilis seminggu sekali setiap hari Jumat, sedangkan Dev Global bisa sebulan sekali atau lebih), berisi ROM percobaan teraktual atau paling kini. Jika ROM ini dinilai berhasil lolos dari masa percobaan, akan dikumpulkan dan dimasukkan ke ROM Stable versi selanjutnya.

- OTA (Over The Air) : 

merupakan salah satu cara update firmware, biasanya ada di feature dalam ROM, tinggal klik, dan memerlukan koneksi internet kencang.

- Flashing : 

Flashing merupakan istilah Android yang diartikan sebagai proses pemasukkan data, seperti penginstalan. Flashing merupakan metode pemasukkan data yang berupa custom ROM, kernel, aplikasi, update dan lainnya.

- Flashing Update : 

merupakan salah satu cara update firmware, dengan mendownload file update menggunakan komputer, lalu file dimasukkan ke HP dan diinstall.

- Flashing ROM : 

berbeda dengan Flashing Update yang simple dan cepat, Flashing ROM memerlukan beberapa perangkat tambahan yang harus dinstall dan caranya lebih rumit. Flashing ROM gunanya untuk mengganti jenis ROM yang sudah terinstall dengan firmware lainnya, atau digunakan saat firmware rusak.

- Fastboot : 

sebuah alat/perangkat yang digunakan untuk memodifikasi flash file sistem pada Android smartphone dari komputer ato laptop ke koneksi USB

- Recovery Mode : 

adalah suatu menu Android yang digunakan untuk recovery atau memperbaiki kerusakan software Android, dan juga bisa dilakukan untuk update / install ulang ROM/Firmware, wipe data, Factory Reset, dll.

- Mi Recovery / Stock Recovery : 

adalah menu Recovery asli / original dari handphone Xiaomi yang menggunakan MIUI

- Custom Recovery : 

adalah menu Recovery yang berasal dari 3rd party misalnya CWM Recovery (ClockWorkMod), TWRP Recovery (Team-Win-Recovery-Project), dll

- Dalvik

adalah perangkat lunak dalam bentuk Java dan menjalankan aplikasi pada perangkat android

- Wipe Dalvik Cache : 

adalah suatu proses menghapus cache / tembolok informasi penyimpanan data / instruksi, biasanya dilakukan saat install ROM baru atau flashing. Wipe Dalvik Cache tidak ada di Stock Recovery, hanya ada di Custom Recovery seperti TWRP.

- Factory Reset : 

adalah suatu cara untuk mengembalikan software handphone/tablet Android ke kondisi seperti baru keluar dari pabrik

- Rooting : 

merupakan proses yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan Operating System agar mendapat "Privileged Control" atau "Root Access", atau dengan kata lain untuk mendapatkan akses admin OS tersebut. Di merk lain, Rooting akan menghanguskan garansi, tapi untuk handphone Xiaomi, tidak menghanguskan garansi. Rooting bisa memunculkan akses istimewa seperti menghapus applikasi yang tidak terpakai dll (tetapi harus menginstall aplikasi lainnya), tapi ada kelemahan juga seperti tidak bisa mendapatkan update firmware secara OTA (harus di Un-Root terlebih dahulu).

- Booting : 

adalah proses membaca seluruh hardware sampai dengan kondisi smartphone siap untuk digunakan. Sama seperti start. Proses di mana kita mulai menghidupkan perangkat Android.Bootloader atau recovery mode adalah adalah mode untuk melakukan restore firmware pada kondisi awal.

- Bootloop : 

adalah suatu keadaan dimana system android kamu tidak dapat melakukan booting atau start-up sehingga tidak dapat mengakses menu utama. Ada tiga jenis bootloop pada HH, yaitu :

  • - kesatu Bootloop ringan : ketika HH dinyalakan, HH dapat masuk ke Menu utama namun hang dan restart kembali.

  • - kedua Bootloop biasa : ketika dinyalakan HH hanya mampu dan tertahan sampai di Logo Boot animations, namun masih bisa masuk menu recovery/CWM.

  • - ketiga Bootloop parah : ketika dinyalakan HH hanya mampu dan tertahan sampai di Logo Boot animations, namun tidak dapat meng akses menu recovery/CWM.

- Brick : 

adalah keadaan dimana HH tidak mau menyala / tidak mau boot ke dalam system dikarenakan kesalahan saat utak atik HH (rooting, flashing firmware yang corrupt, kernel yang corrupt) maupun kesalahan pengguna itu sendiri.

- Application : 

adalah aplikasi android bawaan dari HH atau 3rd Party yang bisa didownload di Google PlayStore baik berbayar ataupun gratis.

- APK : 

sobat pasti sering mendengar istilah APK? Ya, APK adalah jenis file ekstensi yang digunakan pada aplikasi di Android. APK merupakan kependekan dari Android Package. File ekstensi ini adalah jenis file yang dibutuhkan seseorang untuk menginstal suatu aplikasi di Android. Pada BlackBerry kita mengenal JAR, pada Windows kita mengenal exe, dan pada iPhone kita mengenal IPA dan lain sebagainya.

- Kernel : 

Kernel adalah bagian yang menangani driver, power management dan lain-lain. Kernel merupakan penghubung antara hardware dan software. Sistem driver pada hardwarejuga dikelola di sini sehingga bisa berhubungan juga dengan *software*.

- Bloatware : 

adalah aplikasi bawaan yang sudah terinstall pada perangkat atau device tertentu (termasuk pada device Android) yang sangat jarang digunakan bahkan bahkan cenderung tidak berguna bagi pemakai device tersebut.

- Bug : 

Istilah Android yang satu ini juga cukup akrab bagi sobat. sobat mungkin sering memperhatikan rincian saat meng-update suatu aplikasi. Memperbaiki beberapa bug, begitu yang sering ada. Bug sendiri memang berarti kesalahan-kesalahan atau error yang terdapat pada sistem suatu aplikasi. Pada banyak pembaharuan aplikasi, bug menjadi perhatian sendiri yang sering dilakukan perbaikan-perbaikan tiap versi untuk kenyamanan para pengguna Android.

- Xposed Framework : 


Sederhananya, Xposed Framework adalah sebuah framework yang memudahkan sobat untuk memodifikasi perangkat Android sobat, agar bisa mendapatkan fitur-fitur khusus yang biasanya hanya terdapat pada custom Rom tanpa harus ganti Rom (stay Stock Rom). Modifikasi yang sobat bisa lakukan misalnya dengan merubah warna dan icon status bar, mengganti animasi saat screen on atau off, mengganti DPI layar Android, mengganti icon baterai, quick launch shorcut, lockscreen shorcut dan masih banyak lagi.Yang sobat perlukan untuk melakukan hal diatas adalah aplikasi Xposed dan beberapa module Xposed yang sesuai dengan fungsi yang sobat inginkan
Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar
30 Desember 2016 pukul 19.26 ×

Saya belom tau apa aja itu xD btw thanks infonya nambah ilmu

Reply
avatar
Om daud
admin
2 Januari 2017 pukul 22.00 ×

sip sob, semoga membantu :)

Reply
avatar

Tata Cara Berkomentar yang baik dan Benar

~ Gunakanlah bahasa yang baik & sopan
~ Dilarang membuat komentar SPAM (tidak berguna)
~ Dilarang menyertakan link aktif
~ Dilarang saling ejek atau ribut sesama blogger


ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment
loading...